Perlu pelatihan untuk anda atau perusahaan anda?

Cari Disini. Atau hubungi kami melalui SMS/CALL/WA: 0819.9793.1188

Bahan Training Marketing Menggunakan Sosial Media Untuk Trik Pemasaran

Ketika mendengar kata sales hal pertama yang orang pikirkan dulu adalah menawarkan barang dari pintu ke pintu, dari kantor ke kantor demi memenuhi target penjualan perusahaan. Tetapi kini dunia marketing dan sales sudah sangat berkembang di mana ada banyak metode yang bisa dilakukan untuk memasarkan suatu produk, termasuk memanfaatkan fenomena sosial media. Di era serba digital sekarang, penduduk Indonesia yang menggunakan internet dan sosial media selalu meningkat setiap tahunnya. Fenomena ini bisa dimanfaatkan perusahaan untuk mempromosikan produk dengan pendekatan yang lebih modern. Untuk materi training marketing menggunakan sosial media, berikut adalah trik-trik pemasarannya.

Tentukan sosmed yang tepat

Materi training marketing menggunakan sosial media yang pertama adalah memilih sosial media yang digunakan untuk pemasaran. Pertama-tama tentukan target pasar perusahaan apakah ibu rumah tangga yang punya banyak waktu luang, eksekutif muda yang mendambakan kepraktisan, atau mahasiswa yang memenuhi kebutuhannya dengan mandiri? Sosial media yang dipilih harus bisa menjangkau target pasar yang telah ditentukan, misalnya menggunakan twitter dengan konten yang sederhana dan bisa diarahkan ke link sosial media lainnya yang lebih besar seperti forum atau situs resmi perusahaan.

Konten yang menarik dan tidak membosankan

Konten yang kreatif adalah kunci dari keberhasilan menggunakan sosial media sebagai metode marketing. Calon konsumen akan tertarik untuk membuka-buka link yang di- post atau membaca “presentasi” yang ditulis apabila gaya penyampaiannya unik, padat, dan informatif. Keuntungan menggunakan sosial media adalah bisa langsung berinteraksi dengan para penggunanya denga real-time, oleh karena itu diperlukan skill komunikasi yang baik.

Bekerja sama dengan sosmed celeb

Materi training marketing menggunakan sosial media selanjutnya adalah memanfaatkan mereka yang memiliki banyak follower untuk mempromosikan produk kita dengan gaya dan bahasa mereka sendiri. Mereka yang bukan karyawan perusahaan bahkan sering berasal dari masyarakat biasa, dalam arti bukan selebriti di televisi, yang melakukan promosi untuk produk-produk perusahaan dinamakan buzzer. Misalnya perusahaan kosmetik ingin menyasar wanita muda maka bisa memanfaatkan buzzer wanita yang populer karena tutorial make-upnya, dan sebagainya.

One Comment

  1. Pingback: Keuntungan dari Bisnis Franchise atau Waralaba | Informasi Seminar dan Training (Pelatihan) di Indonesia

Comments are closed.