Perlu pelatihan untuk anda atau perusahaan anda?

Cari Disini. Atau hubungi kami melalui SMS/CALL/WA: 0819.9793.1188

Training Efisiensi Penilaian Kinerja Cabang Menggunakan Software DEA

JADWAL

  • 12-14 Januari 2016
  • 9-11 Februari 2016
  • 9-11 Maret 2016
  • 12-14 April 2016
  • 10-12 Mei 2016
  • 7-9 Juni 2016
  • 19-21 Juli 2016
  • 9-11 Agustus 2016
  • 13-15 September 2016
  • 11-13 Oktober 2016
  • 8-10 November 2016
  • 13-15 Desember 2016

LOKASI:
Yogyakarta

WAKTU:
08.30-16.00 WIB

BIAYA:
Yogyakarta >> IDR 6.500.000,-(Non-Residential) Minimal kuota 3 peserta
*Luar Kota Yogyakarta >> IDR 8.500.000,-(Non-Residential) Minimal kuota 4-5 peserta

DESKRIPSI
Efisiensi yang pada umumnya sering disamartikan dengan produktivitas, menyatakan rasio antara output dan input. Kondisi ideal dimana nilai efisiensi sama dengan 1 sangat sulit untuk dicapai, sehingga dilakukan pengukuran efisiensi yang bersifat relatif menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Semua Bank yang ada diIndonesia mengharapkan bagaimana mendapatkan tingkat output yang optimal dengan tingkat input yang ada. Pengukuran efisiensi yang bersifat relatif dilakukan untuk mengetahui nilai efisiensi relatif setiap Bank dan perbedaan tingkat efisiensi antar Bank yang ada diIndonesia.

Hasil pengukuran yang diperoleh memperlihatkan nilai efisiensi relatif masing-masing Bank. Perbedaan tingkat efisiensi relatif diantara Bank yang telah efisien dapat diketahui melalui ranking yang diperoleh dari hasil perhitungan Super-Efisiensi Untuk itu, setiap kepala cabang dari bank yang bersangkutan diharapkan memiliki pengetahuan mengenai metoda-metoda yang digunakan dalam kinerja cabang yang dikelolanya.

Salah satu model baru untuk mengukur efisiensi adalah Data Envelopment Analysis (DEA). DEA akan melengkapi manajemen dalam menilai kinerja cabang selain dari sisi keuangan dan efektifitas usahanya yaitu dari sisi efisiensinya. DEA model bermaksud mengukur tingkat efisiensi relatif dari unit-unit yang sejenis. Dalam analisis DEA yang penting adalah menentukan input dan outputnya. Pada analisis ini, digunakan multi-input dan multi-output. Input adalah semua sumber daya yang digunakan untuk menghasilkan output. Dalam hal ini input dapat berupa jumlah tenaga kerja, jumlah aktiva tetap, jumlah cabang pembantu, jumlah kantor kas, jumlah ATM, jumlah biaya operasional. Jumlah output misalnya jumlah kredit yang disalurkan, jumlah dana yang dihimpun, laba.

Dengan memasukkan semua input dan output yang telah dipilih maka akan diketahui skor DEA masing-masing cabang. Cabang yang mempunyai skor di bawah 100 berarti tidak efisien. DEA juga akan memberikan informasi faktor-faktor penyebab tidak efisien dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk masing-masing cabang agar dapat dicapai kondisi efisien (dicapai skor 100).

MAKSUD DAN TUJUAN PELATIHAN:
Pelaksanaan pelatihan ini bertujuan untuk

  • Diharapkan peserta mampu melakukan penilaian terhadap efisiensi kinerja cabang dengan alat bantu yang efektif sehingga dapat diketahui cabang yang efisien dan yang tidak efisien. Untuk cabang yang tidak efisien manajemen diberikan informasi penyebabnya dan solusi untuk perbaikan kinerjanya
  • Dalam pelatihan ini mengajak para peserta untuk lebih memahami bagaimana sistem pengukuran kinerja atau penilaian efisiensi kinerja pada Kantor Cabang dan Cabang Pembantu pada perbankan dan apakah sistem pengukuran kinerja yang diterapkan dapat berfungsi sebagai alat pengendalian manajemen bagi perusahaan
  • Mengaplikasikan alat bantu pengukuran yaitu system DEA kepada para peserta yang telah disesuaikan dengan kebutuhan lembaga / instansi dimana mereka bekerja

PESERTA
Pelatihan ini ditujukan kepada:

  • Jajaran direksi terkait
  • Pemimpin divisi / SPI
  • Pimpinan cabang
  • Pimpinan unit usaha syariah
  • Komite audit
  • Komite pemantau resiko
  • Komite renumerasi
  • Mereka yang melakukan/diberi tugas menilai/mengukur kinerja cabang dalam perbankan.

APA YANG AKAN DIPELAJARI
Anda akan belajar untuk:

  • Memahami tentang efektifitas efisiensi penilaian kinerja cabang menggunakan alat bantu perhitungan
  • Memahami sistem pengukuran kinerja atau penilaian efisiensi kinerja pada Kantor Cabang dan Cabang Pembantu pada perbankan
  • Identifikasi apakah sistem pengukuran kinerja yang diterapkan dapat berfungsi sebagai alat pengendalian manajemen bagi perusahaan
  • Memahami penggunaan metode DEA
  • Aplikasi implentatif metode DEA

BENEFIT PELATIHAN

  1. Pelatihan disampaikan oleh instruktur yang berpengalaman di bidangnya
  2. Materi pelatihan yang disampaikan lebih aplikatif dan update dan disajikan dalam hard maupun softcopy
  3. Garansi solusi pemecahan permasalahan bagi kantor cabang dalam menentukan metode penilaian efisiensi kerja cabang
  4. Konsultasi lanjutan dengan pemateri paska pelatihan
  5. Software DEA

MATERI TRAINING

  1. Konsep dasar penilaian efisiensi kinerja kantor cabang
  2. Strategi dan standar pengukuran efisiensi kinerja Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu
  3. Faktor-faktor penilaian kinerja bank
  4. Model-model analisis dalam pengukuran kinerja perbankan
  5. Over view metode DEA
  6. Aplikasi metode DEA dalam perbankan
  7. Fungsi penilaian kinerja dengan DEA
  8. Keunggulan metode DEA
  9. Variabel input dan output dalam metoda penilaian

METODE:
Presentation; Discussion; Case Study; Evaluation; Pre test & Post Test

FASILITAS:
Hotel Berbintang; Sertifikat Training; Training Kit; Modul (Hard Copy + Soft Copy); 1x Lunch dan 2x Coffe Break; Souvenir; Transportasi Antar Jemput (minimal 2 orang dari perusahaan yang sama)