Perlu pelatihan untuk anda atau perusahaan anda?

Cari Disini. Atau hubungi kami melalui SMS/CALL/WA: 0819.9793.1188

Training Leaders as A Coach & Team Developer in Sales

Drill for Skills and Competency Assessment with Individual Reports

11-12 Januari 2017* (2 Days Workshop, 08.30 – 17.00 WIB)

  • Apakah Anda yakin, aktivitas dan kondisi performance tim penjualan Anda sudah optimal?
  • Apakah coaching yang telah diberikan, sudah berhasil merumuskan solusi dan ditindak lanjuti dengan efektif oleh tim penjualan Anda?
  • Bagaimana menjadi seorang coach & team developer yang baik bagi tim penjualan Anda?

Kebanyakan sales leader luput akan tugasnya sebagai coach, yang harus mendevelop timnya, disebabkan load kerja yang begitu tinggi. Kendala waktu yang menyebabkan sulitnya mengatur pertemuan, membahas masalah-masalah yang dihadapi oleh tim, membuat leader beranggapan bahwa timnya mampu belajar sendiri, berdasarkan situasi kerja sehari-hari (learning by doing). Hingga tak jarang, mereka hanya memerintahkan saja, lupa mencontohkan, sehingga kurang memberikan solusi yang tepat bagi timnya.

Padahal, untuk membentuk tim dengan kinerja optimal, seorang leader juga harus mampu menjadi seorang coach yang baik. Seorang coach yang baik ialah orang yang mengembangkan kompetensi dan komitmen bawahan dengan cara mendukung, membimbing dan merangsang bawahan. Dari coaching yang baik itulah, leader dapat melatih dan meningkatkan kemampuan serta keterampilan bawahan, dan membantu bawahan mengatasi hambatan-hambatan teknis pekerjaannya, agar tercapai kinerja kerja yang optimal sehingga meningkatkan produktivitas perusahaan.

Pelatihan LEADERS AS A COACH & TEAM DEVELOPER IN SALES hadir untuk meningkatkan kemampuan para Sales Leader, tentang bagaimana menggali, memetakan, membuat solusi & coaching bawahan mereka. Dilengkapi dengan DRILL FOR SKILLS hingga peserta menguasai teknik yang diajarkan, dan COMPETENCY ASSESSMENT yang dirangkum dalam INDIVIDUAL REPORTS tiap peserta.

Apa yang Anda Peroleh Setelah Mengikuti Pelatihan Ini?

  1. Menjadi Sales Leader Yang IN-CONTROL Terhadap Proses Kerja Bawahannya.
  2. Menangani masalah kerja (knowledge, attitude & habit) dengan metode coaching untuk meningkatkan produktivitas perusahaan.
  3. Menganalisa kondisi performance team baik dari aspek teknis maupun non teknis.
  4. Menggali, Memetakan, Menganalisa dan Merumuskan Solusi Kondisi Performance Team, yang disebabkan karena isu teknis seperti strategi kerja, aktivitas-alur proses kerja, network kerjasama, dan lainnya.
  5. Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan, dalam hal:
  • Performance yang bermasalah,
  • Masalah Teknik teknik Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer,
  • Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency.

Siapa yang Harus Ikut Pelatihan Ini?

  • Sales Leader di berbagai perusahaan.

Apa yang dipelajari dalam Pelatihan Ini?

  • Modul 01 Bagaimana Menjadi Leaders Yang IN-CONTROL Terhadap Proses Kerja Bawahannya
  • Modul 02 Drill For Skills 1 Fase I – Metode Menganalisa Kondisi Performance Team – Isu Teknis
  • Modul 03 Drill For Skills 1 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang performancenya bermasalah
  • Modul 04 Drill For Skills 2 Fase I – Metode Troubleshooting Masalah Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer
  • Modul 05 Drill For Skills 2 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang memiliki masalah teknik Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer
  • Modul 06 Drill For Skills 3 Fase I – Metode Troubleshooting Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency
  • Modul 07 Drill For Skills 3 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang memiliki masalah Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency

Detail sesi:
Modul 01 – Bagaimana Menjadi Leaders Yang IN-CONTROL Terhadap Proses Kerja Bawahannya

  • Memahami integrasi fungsi & peranan mereka dalam SALES MANAGEMENT (Supervisor – Task Management & LEADER – People Management), sehingga mampu mengelola operational Sales dengan efektif.
  • Prinsip dasar pengelolaan sales team dan implikasinya: Beragam aspek pengembangan sales team serta memahami kenapa terkadang terjadi kegagalan dalam pengelolaannya.
  • Metode menganalisa kondisi PERFORMANCE team – Technical Aspects: Banyak dealer/showroom yang black list, salah pilih sales (dealer, showroom), dapat sales (dealer, showroom) performanya tidak stabil (kadang bagus, kadang jelek), dealer mulai turun, ada kompetitor baru, hubungan mulai berjarak, atau perlu buka potensi dealer baru (survey), workload karena territory kejauhan. Jabodetabek dealer tidak boleh ditambah, di luar jabodetabek bisa.
  • Kasus trouble shooting masalah bagaimana pendekatan ke PIC dealer dan fleet customer. Bagaimana agar menjadi first preference setelah captive, bukan terima reject level 2 (reject dari reject-an leasing lain).
  • Metode Trouble shooting bawahan Low Motivation atau high delinquency: ketika sedang down motivasinya, Skills berkurang, Beban pekerjaan terlalu besar, terjadi indisipliner (potensi fraud – gaya hidup naik, atau beberapa bulan tidak dapat insentif kok tenang aja, customer tidak pernah direview atau cross check langsung (disurvey orang lain-rotasi), surveyor bermasalah, di mana perlu dicek dengan sales yang pernah bekerja sama ini anak apakah ternyata bermasalah).
  • Diskusi kelas dan pembahasan kasus.

Modul 02 – Drill For Skills 1 Fase I – Metode Menganalisa Kondisi Performance Team – Isu Teknis

  • Drill Fase 1: Menggali, Memetakan, Menganalisa dan Merumuskan Solusi Kondisi Performance Team, dengan alur:
    1. Menggunakan form analisa (Pemetaan masalah).
    2. Menggali akar penyebab utama.
    3. Merumuskan Kriteria Solusi.
    4. Menentukan solusi dalam bentuk langkah kerja.

Modul 03 – Drill For Skills 1 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang
performancenya bermasalah

  • Drill Fase 2: Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang performancenya bermasalah, dengan alur:
    1. Fasilitator mencontohkan 2 jenis coaching: Coaching baik dan coaching jelek.
    2. Di depan kelas, seorang peserta berlatih dengan fasilitator. Bila gagal maka akan bertukar peran. Peserta akan didrill hingga bisa.
    3. Setelah beberapa peserta, maka satu kelas akan berlatih bersama rekannya menggunakan form yang kami sediakan.
    4. Target keberhasilan adalah ketika peserta berhasil membuat bawahannya mengakui masalah, dan keluar dari mulutnya sendiri action plan yang detail dan terukur sebagai kesepakatan kinerja bersama.

Modul 04 – Drill For Skills 2 Fase I – Metode Troubleshooting Masalah Bagaimana Pendekatan Ke
PIC Dealer Dan Fleet Customer

  • Drill Fase 1: Menggali, Memetakan, Menganalisa dan Merumuskan Solusi Masalah Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer, dengan alur:
    1. Menggunakan form analisa (Pemetaan masalah).
    2. Menggali akar penyebab utama.
    3. Merumuskan Kriteria Solusi.
    4. Menentukan solusi dalam bentuk langkah kerja.

Modul 05 – Drill For Skills 2 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang memiliki masalah teknik Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer

  • Drill Fase 2: Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang memiliki masalah Teknik Bagaimana Pendekatan Ke PIC Dealer Dan Fleet Customer, dengan alur:
    1. Fasilitator mencontohkan 2 jenis coaching: Coaching baik dan coaching jelek.
    2. Di depan kelas, seorang peserta berlatih dengan fasilitator. Bila gagal maka akan bertukar peran. Peserta akan didrill hingga bisa.
    3. Setelah beberapa peserta, maka satu kelas akan berlatih bersama rekannya menggunakan form yang kamiSediakan.
    4. Target keberhasilan adalah ketika peserta berhasil membuat bawahannya mengakui masalah, dan keluar dari mulutnya sendiri action plan yang detail dan terukur sebagai kesepakatan kinerja bersama.

Modul 06 – Drill For Skills 3 Fase I – Metode Troubleshooting Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency

  • Drill Fase 1: Menggali, Memetakan, Menganalisa dan Merumuskan Solusi Masalah Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency, dengan alur:
    1. Menggunakan form analisa (Pemetaan masalah).
    2. Menggali akar penyebab utama.
    3. Merumuskan Kriteria Solusi.
    4. Menentukan solusi dalam bentuk langkah kerja.

Modul 07 – Drill For Skills 3 Fase II – Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan yang memiliki masalah Bawahan Low Motivation Atau High Delinquency

  • Drill Fase 2: Mengcoaching (komunikasi) solusi bagi bawahan Low Motivation Atau High Delinquency, dengan alur:
    1. Fasilitator mencontohkan 2 jenis coaching: Coaching baik dan coaching jelek.
    2. Di depan kelas, seorang peserta berlatih dengan fasilitator. Bila gagal maka akan bertukar peran. Peserta akan didrill hingga bisa.
    3. Setelah beberapa peserta, maka satu kelas akan berlatih bersama rekannya menggunakan form yang kami Sediakan.
    4. Target keberhasilan adalah ketika peserta berhasil membuat bawahannya mengakui masalah, dan keluar dari mulutnya sendiri action plan yang detail dan terukur sebagai kesepakatan kinerja bersama.

Siapa Fasilitator Kami?
Para Konsultan, pembicara tamu dan praktisi dengan pengalaman bertahun-tahun di bidangnya masing-masing. Fasilitator utama sebagian besar memiliki pendidikan pasca sarjana dan berpengalaman sebagai praktisi di perusahaan multinasional, nasional & bisnis sendiri (sebagai owner).

Investment
Rp. 5.000.000,-/ orang
Berlaku untuk pengembalian formulir paling lambat 30 Desember 2016.
Normal Investment: Rp. 5.500.000,-/ orang

Venue
Aryaduta Hotel Semanggi, Jakarta*
Financial Club, Sudirman – Jakarta*
The 101 Hotel, Dharmawangsa – Jakarta*
Veranda Hotel, Pakubuwono – Jakarta*

Sudah termasuk : Coffee Break, Makan Siang, Sertifikat dan Seminar Kit
Dress Code : Formal (No Jeans, No Sandals, No T-Shirt)

*bila ada perubahan akan diinformasikan lebih lanjut

One Comment

  1. Pingback: Jadwal Training Nov-Des 2015 (Pasti Jalan) | Informasi Seminar dan Training (Pelatihan) di Indonesia

Comments are closed.