Perlu pelatihan untuk anda atau perusahaan anda?

Cari Disini. Atau hubungi kami melalui SMS/CALL/WA: 0819.9793.1188

Training Lean Manufacturing System

Date:

  • 18-19 January 2016
  • 16-17 February 2016
  • 17-18 March 2016
  • 11-12 April 2016
  • 19-20 May 2016
  • 16-17 June 2016
  • 18-19 July 2016
  • 18-19 August 2016
  • 15-16 September 2016
  • 13-14 October 2016
  • 17-18 November 2016
  • 15-16 December 2016

Venue:
Hotel Harris Tebet Jakarta

Workshop Leader:
Indro Agung Handoko

Telah berkecimpung di dalam dunia industri lebih dari 20 tahun. Maintenanance dan Produktifitas, 2 hal yang sangat berkaitan dan saling menunjang telah dikembangkan menjadi suatu sinergi yang hebat dalam suatu sistem manufacture.

Sejak tahun 1999 telah mempelajari dan mengetrapkan Konsep Total Preventive Maintenance (TPM) dan Kaizen dalam suatu industri. Kelebihan dan kekurangan dari implementasi TPM dan Kaizen ini telah dikenali dan diketemukan solusinya.

Master di bidang TPM dan Kaizen diperoleh dengan mendapatkan akreditasi International dengan mendapatkan Sertifikat TPM dan Kaizen sampai dengan level Intermediate dari Omron – Jepang.

Project-project yang telah berhasil dijalankan antara lain:

  • 8 group Kaizen dalam rentang tahun 2001 – 2006. Kaizen mampu meningkatkan produktifitas rata-rata 30%.
  • 25 group TPM dalam rentang tahun 2003 – 2006. TPM berhasil menurunkan Break Down Machine rata-rata 25%, bahkan ada yang mencapai 60%.
  • Medali Perak pada ICQCC, suatu konvensi international tentang QCC / SGA.
  • Best Practice Competition yang diselenggarakan Omron Head Quarter di Kyoto-Japan.

Lean Manufacturing System merupakan suatu sistem yang dikembangkan oleh Toyota Corporation untuk meningkatkan profit perusahaannya melalui penekanan biaya produksi dengan cara yang tepat sasaran.

Taiichi Ohno (founder of TPS, 1998) mengatakan: “Yang kita lakukan adalah memperhatikan rentang waktu dari saat pelanggan memberikan pesanan sampai saat kita menerima cash. Dan kita terus menerus memperpendek rentang waktu tersebut dengan menghilangkan non-value added wastes.”

Tidak heran jika dengan filosofi diatas Lean Manufacturing bisa mendobrak dunia dan sistemnya dijadikan referensi banyak perusahaan bahkan perusahaan diluar manufacturing.

Inti dari konsep Lean Manufacturing adalah Kaizen yang dilakukan di segala bidang mulai dari hulu yaitu ketika pelanggan memberikan pesanan sampai dengan hilir yaitu pada saat pelanggan menerima pesanan yang diminta. Termasuk di dalamnya bagaimana order di handle oleh PPIC, raw material didatangkan oleh bagian purchasing, pembuatan barang oleh bagian produksi, mesin di pelihara oleh bagian maintenance sampai akhirnya bagian shipping mendeliverikan pesanan kepada pelanggan.

Konsep diataslah yang dapat menghasilkan keuntungan bagi Toyota sehingga dapat mencapai USD 8.13 milyar pada tahun fiskal 2002. Keuntungan tersebut merupakan keuntungan terbesar perusahaan otomotif sepanjang dekade. Bahkan keuntungan tersebut tidak dapat mengalahkan keuntungan dari gabungan 3 perusahaan otomotif raksasa yaitu GM, Chrysler dan Ford. Nilai sahamnya pun melonjak 24% dari tahun sebelumnya. Suatu hal yang fantastis dan pantas ditiru oleh kita semua.

Training dalam 2 hari ini akan mengulas secara konseptual hal hal yang harus dijalankan oleh suatu perusahaan dalam mengimplementasikan Lean Maniufacturing beserta tools-tools yang digunakan.

Training Outline

  1. Konsep dasar Lean Manufacturing
  2. Faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan implementasi Lean Manufacturing
  3. Prinsip-prinsip dasar implementasi Lean Manufacturing
  4. Metode implementasi Lean Manufacturing
  5. Tools-tools yang digunakan dalam Lean Manufacturing seperti:7 (Seven) Waste
    • 5S
    • Kaizen
    • Value Stream Mapping
    • Line Balancing
    • Total Productive Maintenance (TPM)
    • Just In Time (JIT) / Pull System / Kanban System
    • Inventory Control by Supply Chain Management (SCM)
  6. 7 Waste
  7. Penyebab kegagalan implementasi Lean Manufacturing
  8. 7 Ketrampilan yang membuat pekerja menjadi Lean (company sudah berbudaya Lean)

Metode Pelatihan

  • Dialog Interaktif / Sharing
  • Diskusi Grup / Latihan di kelas & Case Study

Sasaran Peserta Pelatihan
Pimpinan Perusahaan, Direktur, Plant Manager, Manager dan Supervisor yang bergerak di bidang purchasing, PPIC, Produksi, Maintenance / Engineering, QA, Shipping.

Investment Fee
IDR 4,500,000/Trainee
Disc 10% mendaftar 2 peserta

Including:
Module, Flash Disc, Certificates, Souvenir, Door Prize, Lunch & Coffee Break