Perlu pelatihan untuk anda atau perusahaan anda?

Cari Disini. Atau hubungi kami melalui SMS/CALL/WA: 0819.9793.1188

Training Pembuatan Unsur Peta Rupa Bumi 3D dengan Stereo Plotting

Dalam pembuatan peta RBI ada beberapa item yang akan menjadi produk. Diantaranya adalah DTM (Digital terrain model). Sedikit penjelasan, DTM merupakan Kumpulan data digital point yang tersimpan dalam xyz dan membentuk permukaan bumi. Pembentukan DTM dengan cara stereo plotting memerlukan beberapa langkah pengerjaan, yaitu:

  1. Penarikan Hidrography, Hidrography(data perairan) adalah semua data yang berhubungan dengan perairan, seperti Morfologi sungai, garis pantai, garis tepi danau dan garis tepi perairan lainnya.
  2. Penarikan breaklines, Breaklines (garis patahan / tidak continue), adalah data/garis ketinggian yg digunakan untuk membatasi batas Hight Relief. Contohnya : Garis punggung Bukit, Batas galian. Pengambilan data breaklines disesuaikan dengan relief yg kita amati saat pengerjaan stereo plotting.
  3. Pembuatan Masspoint, Masspoint adalah titik-titik ketinggian dipermukaan bumi. untuk pembuatan masspoint biasanya saya menggunakan cara random, dengan pengambilan data ketinggian sesuai dengan relief topography dan penentuan jarak tiap titik ditentukan sesuai daerahnya, untuk daerah yg mempunyai sudut slope <10% pengambilan titik masspoint dibuat jarang. Tetapi untuk daerah yang mempunyai sudut slope >10% pengambilan titik masspoint pun diperbanyak.

Semua langkah di atas tentunya kita harus berinterpretasi terhadap data yang kita gunakan baik itu secara posisi (x ,y) ataupun secara elevasi(z) untuk image SAR didaerah yang bertopografi dengan perbedaan tinggi yang sangat extrim dan daerah dengan landuse hutan lebat kita akan sulit melakukan interpretasi, kondisi ini disebabkan oleh adanya layover/shadow.Jika semua langkah di atas sudah di kerjakan maka kita akan mendapatkan data berupa vektor 3D yang langsung bisa kita buat untuk membentuk DTM. Untuk meng create DEM /DTM kita bisa memprosesnya menggunakan aplikasi seperti global mapper, PCI Geomatic, Envi, dll.

Materi:

  1. Konsep Dasar Fotogrametri
  2. Dasar-dasar Fotogrametri
  3. Aerial Triangulasi
  4. Restitusi Foto
  5. Digitasi 3D (Stereokompilasi/Stereo Plotting)
  6. Pembangunan Topologi dan poligon
  7. Pembentukan DTM ( Digital Terrain Model ) sesuai KAK
  8. Pembentukan Kontur dan Spotheight
  9. Map Checking
  10. Pembuatan Toponimi secara kaidah kartografi
  11. Quality Control
  12. Penyajian Peta dan Layoting secara standar kaidah kartografi
  13. Pemetaan di Indonesia

WHO SHOULD ATTEND THIS TRAINING:
Operator, Supervisi

Durasi:
5 days

WAKTU & TEMPAT:

  • Batch1 02-06 JANUARY
  • Batch2 16-20 JANUARY
  • Batch3 06-10 FEBRUARY
  • Batch4 20-24 FEBRUARY
  • Batch5 06-10 MARET
  • Batch6 20-24 MARET
  • Batch7 03-07 APRIL
  • Batch8 17-21 APRIL

Inhouse training: Depend on request
available by request in other cities such as : Surabaya, Semarang, Solo, Jakarta, Bandung, Bali, Batam, Makassar, Balikpapan, Banjarmasin, Pontianak

METODE:

  • Presentasi
  • Diskusi Interactive
  • Praktikum Lapangan
  • Evaluasi

INSTRUKTOR:

Didukung oleh perusahaan dan akademi kependidikan khususnya dibidang mining maupun surveying, kami menghadirkan pemateri dan instruktur berpengalaman baik dari praktisi atau akademisi

  •  PT. Eroksa Graha Teknika
  • Akademisi Teknik Geodesi UGM Yogyakarta

FASILITY:

  1. Certificate
  2. Well experiented trainer
  3. Complete training handbook
  4. Training Kit, Training Photo & Exclusive Souvenir
  5. Coffe Break & Lunch

INVESTASI:
Rp 6.000.000,- /participant (non residensial)*

Group Rate:
Rp 5.500.000,- /participant (min 4 participants from the same company)

peta drone DTM (1)